Sambutan Ketua Yayasan

Admin Paluta | Rabu, 01 Februari 2017 - 11:11:43 WIB | dibaca: 415 pembaca

SAMBUTAN Ketua Yayasan Paluta Husada

UNTUK MENYAMBUT TAHUN 2017

 

Bismillaahirrahmaanirrahiim,

Assalaamu'alaikum Warrahmatullaahi Wabarakaatuh,

Pada kesempatan yang baik dan Insya Allah penuh berkah ini, saya mengajak seluruh civitas akademika untuk memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah Subhaanahu wa Ta'aala, karena berkat rahmat dan karunia-Nya lah kita senantiasa dalam keadaan sehat walafiat dalam rangka menyambut Tahun Baru 2017.

Kini kita bersama berada di era baru. Awal 2017, era penerapan masyarakat ekonomi ASEAN atau lebih dikenal MEA. Sebuah komitmen lintas negara untuk bersama memperbaiki tatanan ekonomi sehingga mencapai kesejahteraan masyarakat yang lebih baik. Tentunya kita patut optimis melalui MEA inilah berbagai peluang perbaikan bisa terwujud.

Marilah memanfaatkan momentum MEA itu sebagai lompatan. Karyawan dan dosen bekerja lebih baik lagi, memompa diri untuk mencapai kinerja, kompetensi, skill dan semangat. Sehingga berkontribusi lebih baik dan mampu menorehkan prestasi.

Dalam analisisnya Prof. Takatoshi Ito, seorang ekonom terkemuka dunia dari Columbia University AS, mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2015 lalu adalah nomor kedua tertinggi di ASEAN sesudah Filipina. Bila kecenderungan itu berjalan dengan konsisten maka pada tahun 2019, pertumbuhannya bisa mencapai 7 %, menyaingi apa yang dicapai pada era Orde Baru dulu. Dengan dua prediksi di atas, maka sepatutnya kita optimis bahwa MEA bukanlah ancaman tetapi lebih merupakan peluang bagi kita untuk justru menjadi lebih baik lagi di tahun-tahun mendatang.

Berbicara mengenai kualitas SDM, maka pendidikan tidak hanya sekedar transfer of knowledge. Pendidikan harus menghasilkan Knowledge, Skills dan Behavior yang sesuai dengan kebutuhan industry tenaga kerja. Proses demikian tidak dapat dilakukan dengan instan. Para insan pendidik harus bisa menjadi mentor dan motivator sekalian alih ilmu dan keterampilan.

Pemerintah telah membuat kebijakan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yang tertuang dalam PP No.8 Tahun 2012, kebijakan ini adalah turunan dari UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang mengamanatkan adanya pengakuan kompetensi kerja melalui sertifikasi kompetensi kerja dan sebagai perwujudan sistem perencanaan dan informasi tenaga kerja, baik secara makro dan mikro.

Dalam rangka meningkatkan kompetensi SDM yang mampu bersaing di MEA, kami siapkan upaya dalam banyak hal seperti: (1) memberlakukan kurikulum berbasis KKNI sejak tahun lalu, (2) memberlakukan prasyarat lulus memiliki 8 sertifikat termasuk sertifikasi profesi, (3) memberlakukan SKPI, (4) mengadakan magang dan kerjasama dengan industry baik di dalam negeri dan luar negeri, serta (5) mewajibkan kemampuan bahasa asing terutama bahasa Inggris, Jepang dan Mandarin. Kompetensi SDM yang dirancang juga sebagai respon terhadap tumbuhnya perguruan tinggi lain yang patut menjadi perhatian bersama.

Dalam mengawali tahun 2016 ini, tetap kita tingkatkan kinerja dan kompetensi masing-masing SDM, baik sebagai dosen, karyawan maupun pimpinan. Beberapa capaian yang sudah kita raih diantaranya :

  1. Dalam aspek pembelajaran melalui program E-Learning para dosen pengampu perkuliahan E-Learning telah berkinerja baik.
  2. STIKes BP terus menerus meningkatkan kualitasnya, melalui pengiriman tugas belajar dosen pada jenjang S2-S3 di dalam dan luar negeri.
  3. Mengakhiri 2016, STIKes BP telah memberikan banyak prestasi, kinerja dan tidak lupa bonus yang ditujukan untuk Program Studi. Walaupun dari hasil evaluasi masih terdapat Program Studi yang berkinerja standar dan perlu perbaikan. Diharapkan pada tahun 2017 nanti masing-masing Fakultas dan Program Studi dapat meningkatkan kinerjanya baik akademis dan non akademis.

 

Akhirnya saya mengucapakan selamat mengisi tahun 2017. Semoga tahun 2017 ini kita dapat semakin disiplin dan bekerja keras membangun kemampuan diri di tengah Masyarakat Ekonomi ASEAN.

 

Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberkahi kita semua, Amien.

Wabillahi Taufiq Walhidayah

Wassalaamu'alaikum Warrahmatullaahi Wabarakaatuh.